PEREMPUAN HEBAT PEREMPUAN KUAT
Desy Agustini. Kamis, 30 Maret 2023
Perempuan itu terlahir sangat lah istimewa, di lubuk hatinya “ saya harus kuat, tidak boleh lelah. Karena ketika lelah melanda semua yang ada di depan mata mungkin terasa gelap untuk di lihat “
Di saat muda mungkin belum menikah, tidak terbayangkan akan hidup dengan begitu lelah. Penuh dengan rutinitas kegiatan yang banyak. Sampai mungkin jiwa pun harus selalu kuat, harus sehat biar bisa menghadapi semua dengan baik.
Setiap perempuan terutama yang sudah menikah dan mempunyai anak, harus bisa menjadi perempuan hebat perempuan kuat. Apalagi rutinitasnya di lakukan saat adzan shubuh berkumandang seperti dari mandi, ibadah/ sholat, mencuci, beres-beres rumah, membuat sarapan, dan membangunkan anak- anak terus suami yang akan bekerja, mengantar anak sekolah, dan memasak.
Di sini menceritakan bagaimana seorang perempuan dengan memiliki 3 anak perempuan, anak perempuan nya yang pertama kelas 3 SD dia sekolahnya masuk siang hari, anak keduanya sekolah kelas 1 SD masuk pagi hari, sedangkan yang ke tiga masih balita. Kegiatan nya di mulai dari anak yg masuk pagi hari kelas 1 SD, dia mulai mengantar anak ini ke sekolah jam 6 pagi, setelah mengantarkan anaknya ke sekolah dia mulai memandikan anak yang balita. Setelah waktu menunjukkan jam 7.30 ia mulai dengan aktifitas memasak sampai jam 9.30. Tak beberapa lama kemudian waktu menunjukkan jam 10 saatnya menjemput anaknya yg masuk sekolah pagi hari. Kemudian berlanjut mempersiapkan anaknya yang masuk sekolah siang hari, di mulai menyiapkan buku pelajarannya dan belajar terlebih dahulu sebelum sekolah. Melihat rutinitas seperti itu kadang ingin mengeluh, tapi melihat anak-anak yang punya semangat kuat. Akhirnya perempuan penuh kekuatan mengumpulkan tenaga untuk bangkit demi keluarga yang di cintainya. Waktu tidak terasa menunjukkan jam 12 siang, ia memberi tahu anak nya yang masuk sekolah siang untuk lekas memakai pakaian sekolah. Setelah anaknya sudah siap, ia pun mulai mengantar nya ke sekolah.
Perempuan hebat perempuan kuat ini pun melanjutkan aktifitasnya untuk menyiapkan makan siang buat anak-anaknya, setelah itu ia melanjutkan untuk ibadah/Sholat. Aktifitas siang mungkin tidak begitu berat seperti aktifitas di pagi hari atau pun sore hari.
Alhamdulillah akhirnya aktifitas yang dia lakukan dari pagi sampai siang hari pun selesai, tinggal mempersiapkan kegiatan sore hari anak berangkat mengaji, memandikan anak balitanya, menjemput anak pulang sekolah.
Setelah menjelang sore hari, aktifitas mulai dia kerjakan semua. Tidak terasa kegiatan rutinitas di sore harinya selesai semua. Peran perempuan sangatlah besar, apalagi sebagai seorang ibu dengan kegiatan Yang begitu banyak dari pagi sampai menjelang tidur.
Sebenarnya peran ibu ada saatnya di uji kesabaran yaitu ketika anak menangis, di saat anak lagi saling berantem dengan saudaranya dan di saat anak tidak nurut dengan diri nya. Terkadang ingin duduk bercerita dengan suami nya dengan masalah yang terjadi di rumah apalagi menghadapi anak-anak, tapi melihat dia sudah berat dengan pekerjaannya, mungkin melelahkan dan pastinya dia pun sama butuh di mengerti oleh diri nya. Namun, suaminya pun tak pernah melakukan. Karena, di saat pulang kerja, tampak rasa lelah dari wajahnya, yang mungkin sama seperti ia yang tidak mau menceritakannya. Di saat senja berganti malam, ia duduk di atas meja makan sambil menikmati segelas kopi dan kue. Ia memikirkan bahwa sebenarnya hidup ini memang berat. Mungkin di luar sana ada yang lebih berat peran tugas nya menjadi perempuan.
Dan sejatinya perempuan di ciptakan oleh yang maha kuasa itu menjadi “ perempuan hebat perempuan kuat “, ia pun berpikir segala sesuatu itu sebenarnya bisa di selesaikan dengan baik dalam sehari walaupun kegiatan itu banyak. Intinya Asalkan kita nya mengerjakan dengan hati yang senang dan semangat untuk keluarga yang di cintai semua beban berat akan ringan. itu lah yang akhirnya membuat “ perempuan hebat perempuan kuat “