Pengalaman hidup dengan diagnosa Endometriosis dan Kista coklat
Desy Agustini, Amdkep. Rabu 28 Maret 2023 l 12.00
Mungkin penyakit Endometriosis dan Kista coklat sangat tabuh untuk orang yang mungkin tidak tau tentang ilmu kesehatan. Tidak dengan saya, karena saya lulusan kesehatan dan pernah di diagnosa endometriosis dan kista coklat sempat menjadi kepikiran dalam hidup saya.
Awal mula saya di diagnosa penyakit ini tahun 2009 setelah 6 bulan menjalani pernikahan. Saat itu saya Konsul ke dokter dengan niat program hamil. Pas saat di periksa dokter kandungan dengan USG ternyata saya di nyatakan kena penyakit endometriosis dan kista coklat kiri kanan. Pada saat itu penyakit yang saya derita tidak lah parah.
Di pikiran saya saat itu, apa bisa saya hamil dengan diagnosa penyakit ini. Yuk sebelum saya menceritakan pengalaman hidup saya dengan diagnosa endometriosis dan kista coklat, Bagaimana kita mempelajari penyakit endometriosis dan kista coklat, terus tindakan yang baik seperti apa untuk diagnosa seperti itu, apakah bisa hamil atau tidak???
Endometriosis dan kista coklat
Endometriosis adalah suatu gangguan pada jaringan yang melapisi rahim tumbuh di luar rahim. Jaringan ini biasanya di temukan pada saluran telur, indung telur dan usus.
Gejala utama endometriosis adalah nyeri atau kram hebat di bagian bawah perut atau panggul (dismenore). Keluhan lain yang dapat muncul adalah nyeri saat berhubungan seksual, volume darah yang banyak ketika menstruasi, dan diare.
Pengobatan dan Pencegahan Endometriosis
Pengobatan endometriosis adalah dengan pemberian obat untuk meredakan nyeri, terapi hormon untuk menghambat pertumbuhan jaringan, dan operasi/Laparaskopi untuk mengatasi endometriosis yang tidak membaik dengan metode pengobatan lain.
Kista coklat adalah istilah lain dari kista endometriosis. Endometriosis adalah jaringan endrometrium (lapisan rahim) yang tumbuh di luar rahim.Dinamakan kista coklat karena penampilannya yang cokelat, seperti tar dan terlihat seperti cokelat leleh.
Gejala kista coklat dapat mencakup Periode yang menyakitkan, Nyeri panggul yang tidak dapat di tahan, Rasa sakit saat berhubungan seks, Masalah pencernaan, buang air besar yang menyakitkan, Periode menstruasi yang berat,Sulit hamil.
Pengobatan dan pencegahan Kista coklat
Pengobatan dan pencegahan sebagai langkah awal, kamu bisa melakukan beberapa tips berikut: Banyak makanan yang kaya antioksidan, hindari makanan yang diproses, makanan yang mengandung gluten dan makanan berlemak, kompres perut yang nyeri dengan air hangat
Rajin berolahraga Kurangi stress yang berlebihan.
Dan upaya Hamil untuk Wanita yang Mengalami Endometriosi dan kista coklat, ada beberapa solusi yang mungkin bisa dijalani pasien agar bisa hamil, tergantung pada usia dan tingkat keparahan endometriosisnya dan kistanya.
Di antaranya adalah :
- Inseminasi buatan
- IVF ( In Vitro Fertilization ) / bayi tabung
- Operasi/ Laparaskopi untuk membuat jaringan yang menempel di rahim atau kista, dengan cara ini mungkin bisa hamil alami.
Itu lah penjelasan tentang penyakit Endometriosis dan kista coklat, sekarang saya mau melanjutkan cerita saya tentang pengalaman dengan penyakit seperti itu.
Di tahun 2011 bulan januari ternyata penyakit saya itu tidak membaik dan belum mendapatkan keturunan, sudah mau 3 tahun saya blm di percaya untuk memiliki keturunan. kemudian saya Konsul ke dokter kandungan bagian infertilitas di Rumah Sakit Gatot Subroto jakarta. Akhirnya saya di sarankan untuk Laparaskopi. Dan alhamdulilah awal April 2011 saya mempersiapkan mental saya untuk Laparaskopi, dan saya pun senang ada dukungan dari suami dan keluarga melakukan tindakan itu.
Laparaskopi berjalan lancar dan saya di nyatakan rahim sudah bersih dari Endometriosis dan kista coklat. Setelah Laparaskopi saya tidak langsung hamil, saya masih mencoba berobat program hamil dgn alami. Dan Alhamdulillah 1 tahun setelah saya Laparaskopi, saya dan suami di beri kepercayaan oleh tuhan dengan hadirnya janin di dalam kandungan saya, saat itu saya program hamil dengan alami. Dan Alhamdulillah nya lagi sampai saat ini saya di percaya atau di titipkan tuhan dgn 3 buah hati.
Intinya
Bahwa kita jangan putus asa dengan penyakit yang kita derita, setiap penyakit ada obatnya.
Yang penting kita tetap ikhtiar, kalau belum juga di berikan keturunan atau kepercayaan dari tuhan. Mungkin kita di titipkan anak dengan cara lain. Yaitu dengan adopsi anak.
Jangan berburuk sangka dengan tuhan, karena yang mengatur hidup kita adalah dia yg esa.
Dan bagi yang mengalami penyakit ini, sedini mungkin untuk selalu Konsul ke dokter kandungan agar penyakitnya tidak parah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar